BATIK KHAS MAJALENGKA

Majalengka-pun Punya Batik

Majalengka-pun Punya Batik
13343421971485544679
CKM cinta kabupaten majalengka: kamis 08 februari 2018.
Selama ini kita mengenal kota Pekalongan, Solo, dan Yogyakarta sebagai pusat batik Indonesia. Namun kota kecil di timur Jawa Barat; Majalengka-pun memiliki batik tersendiri. Meski belum seterkenal tetangganya yakni batik trusmi Cirebon, batik Majalengka memiliki keunikan tersendiri sesuai dengan  kekhasan kota Majalengka. Batik Majalengka ini dipelopri oleh Hery Soeharsono. Dalam mendisain batik khas Majalengka, Hery tak luput memasukkan kekhasan-kekhasan dari kota Majalengka. Secara umum batik Majalengka memiliki lima motif utama, yaitu Kota Angin, Lauk Ngibing, Gedong Gincu, Nyi Rambut Kasih, dan Simbar Kencana. Motif Batik Kota Angin Motif batik kota angin ini menunjukkan bahwa Majalengka dijuluki  "kota angin" karena angin kencang selalu berhembus  sepanjang tahun di kota ini. Motif batik lauk ngibing
13343419222052959340
13343419222052959340
Secara bahasa lauk ngibing (bahasa sunda) berarti ikan menari. Motif ini menunjukkan bahwa warga Majalengka senang memelihara ikan di balong atau biasa juga di sebut empang. Gedong Gincu
1334342409395067380
1334342409395067380
Hampir di temukan pohon mangga gincu di halaman depan rumah warga Majalengka. Itu adalah alasan mengapa salah satu motif Majalengka dinamakan gedong gincu yang berarti mangga gincu. Motif batik Nyi Rambut Kasih
13343426231812230496
13343426231812230496
Nyi rambut kasih adalah salah satu tokoh sejarah kota Majalengka . Cukup pantas jika namnya diabadikan menjadi salah satu motif batik Majalengka. Motif batik simbar kencana
13343431271116129275
13343431271116129275
Simbar kencana merupakan cerita rakyat kota Majalengka, tepatnya yang berasal dari kecamatan atau yang dulu dikenal sebagai kerajaan Talaga. Kehadiran batik Majalengka tentu saja menambah kekayaan budaya Indonesia. Dan jangan lupa visit Majalengka ^^ sumber gambar: 

Komentar